Kumpulan berita terbaru

Ahok Resmi Menjadi Kominsaris Utama Pertamina



Menteri BUMN Erick Thohir resmi menunjuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

"Basuki Tjahaja Purnama Komisaris Utama di Pertamina. Didampingi oleh pak Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin jadi Wakil Komisaris Utama di Pertamina," ujarnya, Jumat (22/11).

Selain dua nama di atas, Erick juga menyodorkan Emma Sri Martini, eks direktur utama Telkomsel. Emma ditunjuk menjadi Direktur Keuangan Pertamina menggantikan Pahala Nugraha Mansury.

Pergantian Pahala di Pertamina, sambung Erick, berkaitan dengan tugas barunya di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pahala akan dibantu oleh Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama BTN.

Erick mengklaim nama-nama tersebut di atas sudah melalui Tim Penilai Akhir (TPA). "Saya hanya menyebutkan yang sudah melalui TPA. Yang tidak melalui TPA, saya tidak bisa komentar," tegas dia.

Nama-nama pejabat baru Pertamina tersebut akan dilakukan segera pada Jumat ini atau paling lambat Senin (25/11). "Pertamina bukan Tbk, jadi bisa disegerakan hari ini atau Senin," terang Erick.

Sementara, pergantian pejabat BTN akan segera dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada akhir bulan ini.

Berapa sih gaji sebagai komut perusahaan migas pelat merah yang akan masuk kantong Ahok?

Mengutip Peraturan Menteri BUMN PER-01/MBU/05/2019 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri BUMN Negara Nomor PER-04/MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN, Ahok akan memiliki gaji sebesar 85 persen dari gaji direktur utama.

Perhitungan gaji direktur utama Pertamina itu sendiri ditetapkan lewat pedoman internal yang ditetapkan oleh Menteri BUMN. Besaran gaji ini ditetapkan melalui RUPS/Menteri BUMN setiap tahun selama satu tahun terhitung sejak Januari tahun berjalan.

Berdasarkan laporan keuangan Pertamina 2018, kompensasi yang diberikan kepada jajaran direksi dan komisaris sebesar US$47,23 juta atau setara Rp661 miliar (kurs Rp14.000 per dolar AS).

Jika dibagi rata-rata dengan direksi dan komisaris Pertamina kala itu yang berjumlah 17 orang, maka per orang menerima sekitar Rp38 miliar dalam satu tahun.

Tetapi, nilai itu tidak cuma gaji direksi dan komisaris, melainkan juga tantiem alias insentif kinerja. Komisaris Utama menerima tantiem sebesar 45 persen dari direktur utama.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TRENDING GOOGLE

Cara Menghilangkan Sakit Gigi secara Cepat dan Alami,

Cara Menghilangkan Sakit Gigi secara Cepat dan Alami, Bisa Gunakan Air Garam hingga Bawang Putih       Berikut cara menghilangkan atau ...

Tekan Tombol Follow untuk mendapatkan Update terbaru

pr checker

Artikel Terpilih

About Me

Labels

Blog Archive